Widget HTML Atas

Twibbon atau Bingkai Foto Hari Kebangkitan Peternakan dan Kesehatan Hewan, 26 Agustus

Twibbon atau Bingkai Foto Hari Kebangkitan Peternakan dan Kesehatan Hewan, 26 Agustus

Twibbon atau Bingkai Foto Hari Kebangkitan Peternakan dan Kesehatan Hewan, 26 Agustus
Twibbon Hari Kebangkitan Peternakan dan Kesehatan Hewan

Halo Sahabat pembaca MEDIABRITA selamat datang, pada postingan kali ini kami akan menyediakan Twibbon atau Bingkai Foto Hari Kebangkitan Peternakan dan Kesehatan Hewan, pada tanggal 26 Agustus, yang bisa sahabat Pasang dan Bagikan Ke Medsos seperti Facebook, Twitter, Instagram, Tiktok Penghasil Uang, SnackVideo Penghasil Uang maopun Media Social lainnya.

Namun sebelum itu, dikutip dari troboslivestock.com , as we all know ketika bicara mengenai trend twibbon, hari ulang tahun juga sering digunakan sebagai bentuk perayaan, termasuk kali ini tentang Twibbon atau Bingkai Foto Hari Peternakan dan Kesehatan Hewan, 26 Agustus.

Dari bermacam pendapat di seluruh penjuru tanah air Indonesia mungkin sudah barang tentu mendengar istilah twibbon yang belakangan ini menjadi trending terdengar dan berseliweran di media sosial.

Paslnya hal tersebut dikarenakan dampak dari pandemi alhasil kegiatan offline berkerumun dibatasi yang membuat banyaknya orang untuk mencari alterntif secara online.

Nah, untuk itu Twibbon seolah menjadi jawaban tersendiri dari hal tersebut, sehingga trend twibbon ini sangat banyak digunakan bagi kalangan masyaratak secara luas.

Sejarah Hari Kebangkitan Peternakan dan Kesehatan Hewan

As we all know, seperti dilansir posindonesia.co.id Hari Kebangkitan Peternakan dan Kesehatan Hewan Indonesia, diperingati pada tanggal 26 Agustus, meneruskan sejarah yang dimulai sejak masa Hindia Belanda.

Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan merilis, tercatat dalam sejarah di bidang peternakan dan kesehatan hewan pada tanggal 26 Agustus 1836, kala itu pemerintah Hindia Belanda untuk pertama kalinya menerbitkan sebuah ketetapan melalui plakat tentang larangan pemotongan sapi betina produktif. Momentum tersebut dijadikan pertimbangan para sesepuh, para pakar, organisasi profesi, asosiasi dan perusahaan di bidang peternakan serta kesepakatan bersama tanggal 26 Maret 2003 ditetapkan sebagai “Hari Lahir Peternakan dan Kesehatan Hewan”. Sementara itu pada tanggal 26 Agustus sampai dengan 26 September ditetapkan sebagai Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan. 

Semenjak zaman VOC, peternakan telah dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pemerintah kolonial di nusantara. Pengembangan kuda dilakukan untuk keperluan tentara "kompeni", yaitu mengangkut beban dalam melaksanakan perang baik terhadap kerajaan yang ada di Indonesia maupun terhadap bangsa asing. Tak hanya itu, kuda juga diperlukan bagi bangsawan Belanda yang ada di Indonesia sbg kuda tunggangan dan menarik kereta. Pengembangaan kerbau dan sapi juuga mendapaat perhatian VOC untuk kepentingan penyediaaan daging guna memenuhi kebutuhan konsumsi aparatur mereka yang tinggal di Indonesia.

Setelah pemerintah Belanda mengaambil kendali kekuasaan di Nusantara dari VOC, pemerintah Hindia Belanda melaakukan sejumlah langkaah untuk mengembangkan peternakan. Pada 1806 pemerintah Hindia Belanda mendatangkan sapi benggala dari India untuk keperluan perkebunan tebu di Indonesia.

Untuk pemeliharaaan kesehatan hewan yang diperuntukkan bagi kepentingan pemerintah Belanda baik ternak kuda yang dipergunakan oleh paaasukan militer maupun ternak sapi sebagai sumber tenaga kerja dan susu, didatangkanlah dokter hewan yang pertama ke Indonesia yakni drh RA Coppicters pada tahun 1820. Kemudian pada tanggal 26 Agustus 1836 ada ketetaapan yanag diterbitkan secara resmi oleh Pemerintah melalui plakat (selebaran/pengumuman) tentang larangan pemotongan sapi betina produktif. Hal tersebut merupakan awal campur tangan pemerintah terhadaap peternakan dan kesehatan hewan. Yup Tanggal inilah yaang kemudian dijadikan hari lahir peternakan dan kesehatan hewan.

Walaupun kegiatan pengembangan peternakan telah dimulai sejak zamaan VOC namun pembentukan Jawatan Kehewanan baru terjaadi pada tahun 1841 dengan namaa Veeartsenijkundige Dienst (VD) di bawah Departemen Dalam Negeri. Pada Tahun 1851 Jawatan Kehewanan yang semula di baawah naungan Departemen Dalam Negeri dipindah ke naungan militer/pasukan berkuda/kavaleri dan dipimpin Direktur Kebudayaan berdasarkan Besluit Gubernur Jenderal tanggal 24 Desember 1851 Nomor 3.

Kemudian pada tangal 1 Januari 1867 Jawatan Kehewanan dari naungan kavaleri pindah ke bawah naungan Departemen Pendidikan, Kebudayaan dan Kerajinan. Lalu pada Tahun 1885 pindah lagi ke naungan Departemen Dalam Negeri. Lalu Tahun 1905 Jawatan Kehewanan dilimpaahkan ke Departemen Pertanian dan Perdagangan atau Departement van Landbouw, Nijverheid en Handel. Keputusan ini dituaangkan dalaam Staatblad No 380 Tahun 1904. Instansi Jawatan Kehewanan iini merupaakan embrio yaang terus berkembang dan berkali-kali ganti nama, yang paada akhirnya saat ini menjadi institusi yang disebut Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Pada zaman Jepang, urusan peternakan terbengakalai. Semua yaang dibuat oleh pemerintah Hindia Belanda tidak berlaku baagi Jepang. Era itu pembinaaan peternakan hampir tidak dilakukan. Pemerintahan jepang menggaanti beberapa nama lnstansi, Veeartsenijkundeg Institut diubah menjaadi Balai Penyelidikan Penyakit Hewan (BPPH). Sekolah dokter hewan digaanti menjadi Semon Zui Gakko yaang berlangsung sampai pertengahan 1945, yaang menjadi cikal bakal perguruan tinggi kedokteran hewan pada tanggal 20 September 1946.

Kemudian selanjutnya pada jaman era Orde Lama, salah satu tujuan pembangunan nasional ialah untuk meningkatkan produksi pangan rakyat termaasuk pangan hewan, daging, telur dan susu yang merupakan pangan sehat daan cerdas. Kegiatan-kegiatan pembaangunan peternakan untuk memproduksi daging, telur dan susu di era Orde Lama antaara lain Kasimo Plan, kegiatan inseminasi buatan dan semboyan 4 sehat 5 sempurna.

Nah untuk itu, sejarah singkat dalam Hari Kebangkitan Peternakan dan Kesehatan Hewan tangal 26 Agustus dengan cara sederhana yaitu dengan membuat, memasang dan membagikan twibbon Hari Ulang Tahun POS Indonesia di Medsos para sahabat. 

Twibbon atau Bingkai Foto Hari Kebangkitan Peternakan dan Kesehatan Hewan

Bingkai Foto Hari Kebangkitan Peternakan dan Kesehatan Hewan Choise 1 

Bingkai Foto Hari Kebangkitan Peternakan dan Kesehatan Hewan Choise 2 

Bingkai Foto Hari Kebangkitan Peternakan dan Kesehatan Hewan Choise 3 

Bingkai Foto Hari Kebangkitan Peternakan dan Kesehatan Hewan Choise 4 

Bingkai Foto Hari Kebangkitan Peternakan dan Kesehatan Hewan Choise 5 

Bingkai Foto Hari Kebangkitan Peternakan dan Kesehatan Hewan Choise 6 

Bingkai Foto Hari Kebangkitan Peternakan dan Kesehatan Hewan Choise 7 

Bingkai Foto Hari Kebangkitan Peternakan dan Kesehatan Hewan Choise 8 

Bingkai Foto Hari Kebangkitan Peternakan dan Kesehatan Hewan Choise 9 

Bingkai Foto Hari Kebangkitan Peternakan dan Kesehatan Hewan Choise 10 

Bingkai Foto Hari Kebangkitan Peternakan dan Kesehatan Hewan Choise lainnya https://www.twibbonize.com/explore?sort=popularity&q=hari%20peternakan%20ha

Nah itulah link Twibbon atau Bingkai Foto Hari Kebangkitan Peternakan dan Kesehatan Hewan di Tahun 2021, yang bisa dibagikan ke Medsos milik para sahabat.

Namun juga, jika sahabat saat ini masih ada yang belum memahami bagaiman cara membuatnya, mendingan silahkan simak terlebih dahulu caranya sebagai berikut ini;

Pertama, silahkan pilih Twibbon atau Bingkai Foto Hari Kebangkitan Peternakan dan Kesehatan Hewan yang telah di sediakan kemudian Klik Link tersebut.

Kedua, UPLOAD foto terkeren sahabat, atur sesuaikan dengan cara mencubitnya jika pengguna Iphone atau Smarthphone or Handphone.

Ketiga, Lalu Download bingkai foto yang telah dibikin sahabat, kini siap dibagikan ke Media social sahabat seperti Facebook, Twitter, Instagram, Whatsapp, Tiktok Penghasil Uang, SnackVideo Penghasil Uang ataupun juga Media Social Penghasil Uang lainnnya.

Demikianlah pembahasan kali ini mengenai kumpulan Twibbon atau Bingkai Foto Hari Kebangkitan Peternakan dan Kesehatan Hewan, semoga bermanfaat dan Kesehatan Hewan di Indonesia semoga sehat, maju dan berkembang, amin.