Widget HTML Atas

Cara menambah nafsu makan anak dengan tips mudah dipraktekkan di rumah, agar bisa gemuk

Mediabritarakyat.my.id - Dalam mengasuh anak terutama yang susah makan kadang tidak jarang membuat orangtua merasa bingung dan rasa frustasi. 

Jika sudah begitu, orangtua juga mungkin merasa khawatir jika hal ini terjadi secara terus menerus. 

Kita tidak mau sampai nafsu makan yang rendah ini menyebabkan perkembangan anak 6-9 tahun terganggu. Oleh karena itu, adakah cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan nafsu makan anak agar tidak susah makan? Simak berikut penjelasannya.

Penyebab nafsu makan anak menurun

Ada berbagai penyebab nafsu makan anak menurun dilansi dari https://www.google.com/amp/s/hellosehat.com/parenting/nutrisi-anak/nafsu-makan-anak/%3famp, diantaranya sebagai berikut:

1. Masalah kesehatan

Salah satu alasan yang mungkin menyebabkan nafsu makan anak menurun adalah kesehatan atau penyakit. Anak bisa saja sedang sakit sehingga tidak nafsu makan.

Pada umumnya, masalah kesehatan atau penyakit yang membuat anak kehilangan nafsu makan adalah sakit tenggorokan, diare, sakit kepala, atau demam.

Dalam kondisi tersebut adalah masalah kesehatan mungkin saja yang bisa menyebabkan anak kehilangan nafsu makan.

Meski demikian, Anda sebenarnya tidak perlu terlalu merasa khawatir. Pasalnya, setelah masalah kesehatan tersebut diatasi dengan baik, nafsu makan anak Anda mungkin akan segera meningkat.

2. Stres

Siapa bilang anak tidak bisa mengalami stres? Layaknya orang dewasa, saat anak stres, nafsu makan anak pun hilang.

Namun sayangnya, jika nafsu makan hilang, anak menjadi susah makan. Hal ini bisa menghambat proses tumbuh kembangnya.

Jika Anda merasa anak Anda tiba-tiba malas makan atau susah tidur di malam hari, bisa saja anak Anda mengalami stres.

Ilustrasi/pixabay

Berikut penyebab anak merasa stres, diantaranya:

  1. Masalah akademik di sekolah.
  2. Pergaulan di sekolah, misalnya bullying.
  3. Masalah di dalam keluarga, seperti anggota keluarga yang meninggal.
  4. Tekanan dari orangtua untuk mendapatkan nilai bagus di sekolah.

3. Depresi

Sering kali, Anda sebagai orangtua, salah mengartikan depresi yang dialami anak. Anda mungkin mengira depresi pada anak adalah rasa sedih.

Padahal, depresi dan rasa sedih adalah dua hal yang berbeda. Saat merasa sedih, anak mungkin akan kembali ceria setelah beberapa saat.

Namun, berbeda dengan depresi yang tidak mudah dihilangkan. Perasaan depresi ini tidak hanya membuat anak terlihat sedih, tapi juga mengganggu kegiatan anak sehari-hari.

Salah satunya, anak menjadi kehilangan nafsu makan. Jika anak kehilangan semangat untuk makan atau melakukan aktivitas yang biasanya disukai anak, bisa saja anak mengalami depresi.

Bila Anda khawatir, segera periksakan kondisi kesehatan anak ke dokter. Sebelum mencari tahu cara meningkatkan nafsu makan agar anak mau makan, Anda perlu mengobati dulu depresi si kecil.

4. Anoreksia nervosa

Penyebab lain dari menurunnya nafsu makan anak adalah gangguan makan seperti anoreksia nervosa.

Terkadang, karena suatu kondisi tertentu, misalnya ingin terlihat cantik dan menarik, anak mengubah pola pikirnya mengenai kegiatan makan.

Untuk mewujudkan bentuk tubuh yang diinginkannya, anak mungkin sengaja tidak makan dalam jangka waktu yang lama.

Bahkan, saat makan, anak menjadi sangat pilih-pilih dan hanya mau makan makanan yang rendah lemak. Akan tetapi, penyebab anak mengalami anoreksia nervosa tidak hanya itu saja.

Anak juga bisa mengalami masalah ini disebabkan masalah genetik, ketidak seimbangan hormon di dalam otak, dan masalah perkembangan anak.

Apabila Anda mendapati anak menghindari makan dan menghabiskan sebagian besar waktunya untuk berolahraga, hingga berat badannya turun drastis, anak Anda mungkin mengalami anoreksia.

5. Penggunaan obat-obatan

Ternyata, ada beberapa jenis obat yang dapat mengurangi nafsu makan pada anak. Biasanya, obat-obatan ini adalah golongan antibiotik yang harus dikonsumsi anak yang memiliki kondisi kesehatan tertentu.

Maka itu, perhatikan segala jenis obat-obatan yang digunakan anak dan tanyakan kepada dokter apakah penggunaannya dapat mempengaruhi nafsu makan si kecil.

Jika obat yang diminum anak berpengaruh pada nafsu makannya, Anda berarti perlu berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai aturan minum obat ini.

Cara ini diharapkan dapat membantu meningkatkan nafsu makan anak agar tidak susah makan.

Tips agar anak nafsu makan dan gemuk tapi sangat sehat

Berikut ini beberapa cara agar anak nafsu makan dan gemuk tapi sangat sehat, diantaranya :

  1. Selalu memberikan sarapan
  2. Berikan minuman sebelum makan
  3. Berikan snack ringan setiap 2 jam
  4. Berikan camilan kacang
  5. Tidak Berikan susu sebagai
  6. Jangan memberi makanan dengan aroma kuatB
  7. Berikanmakanan favorit
  8. Jangan memberikan makanan berminyak

Yuk, tidak dilama lama mari kita bahas satu persatu seperti dilansir dari hamil.co

Ilustrasi /pixabay


1.Selalu memberikan sarapan

Menjaga nafsu makan selama satu hari penuh memang sangat sulit. Ini yang membuat orang tua kadang harus memaksa anak untuk makan. 

Tapi ada cara yang lebih menyenangkan yaitu selalu menawarkan sarapan bersama dengan anak. Pastikan anak mau makan setiap pagi di jam yang sama atau kecuali saat hari libur. 

Sarapan yang baik akan membuat tubuh anak memiliki metabolisme yang cepat sehingga bisa menjaga nafsu makan. Jika masih sulit maka coba lakukan tips mengatasi anak yang susah makan.

2.Berikan minuman sebelum makan

Sebelum jam makan tiba maka Anda juga bisa menawarkan minuman seperti jus atau susu. Ini langkah yang baik karena anak sering menjadikan minuman favorit sebagai syarat untuk makan. 

Anda bisa menetapkan jarak kurang lebih selama 30 menit sehingga anak cukup lapar saat ditawarkan. Tips ini bahkan sangat efektif untuk anak 2 tahun susah makan.

3.Berikan snack ringan setiap 2 jam

Ketika anak sibuk bermain atau belajar maka biasanya anak tidak mau makan. Mereka berpikir bahwa makan hanya mengganggu aktifitas yang menyenangkan. 

Jangan putus asa, karena Anda bisa menawarkan snack ringan untuk anak. Tapi hindari memberi snack pabrikan karena lebih baik membuat sendiri.

4.Berikan camilan kacang

Anda juga bisa mencoba memberikan kacang sebagai camilan. Siapkan kacang di atas meja makan atau meja di ruang tamu. 

Jenis kacang yang sangat menyehatkan untuk anak seperti kacang almond, kacang mete dan kacang tanah. Kacang mengandung protein tinggi yang bisa menyebabkan anak bisa merasa lebih lapar. 

Tapi hati-hati jika anak Anda memiliki riwayat gejala alergi susu sapi pada bayi, karena mungkin juga mengalami alergi kacang-kacangan.

5.Tidak Berikan susu sebagai alternatif makanan

Banyak ibu yang mencoba untuk memberikan susu ketika anak mengeluh lapar. Ini cara yang tidak tepat karena anak terbiasa mengatasi lapar dengan susu. 

Sementara susu bukan termasuk makanan karena kandungan nutrisinya berbeda dengan makanan. Jadi biasakan tidak langsung menawarkan susu saat anak lapar.

6.Jangan memberi makanan dengan aroma kuat

Cara yang lain adalah dengan tidak menawarkan makanan yang beraroma kuat. Makanan yang mengandung aroma kuat biasanya tidak disukai oleh anak. 

Hindari memberikan makanan dengan aroma bawang putih, kecap atau sambal

7.Berikan makanan favorit

Setiap anak pasti akan memiliki makanan favorit yang berbeda. Untuk meningkatkan nafsu makan anak maka cobalah memberikan makanan yang disukai oleh anak. 

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membujuk anak mau makan. Bahkan Anda bisa mengajak anak untuk memasak bersama makanan favorit mereka sehingga anak merasa lebih senang saat makan.

8.Jangan memberikan makanan berminyak

Cara yang sangat mudah untuk membantu anak mau makan banyak dan sehat adalah dengan menghindari makanan berminyak. 

Jangan memberikan makanan yang mengandung minyak karena ini juga tidak sehat untuk tubuh anak. 

Minyak mengandung banyak lemak yang bisa membuat kondisi pencernaan anak lebih berat. Bahkan ini tidak baik untuk jantung anak.

Demikian beberapa penjelasan yang dapat diberikan semoga bermanfaat dan anaknya sehat dengan nafsu makan meningkat.