Widget HTML Atas

Nyalon Kepala Desa? SIMAK! Berikut Ini Contoh Program Desa Yang Layak Masuk Jadi Rencana Kerja Anda, Agar Ekonomi Makin Sejahtera

Mediabritarakyat -- Apabila anda berniat mencalonkan diri sebagai Kepala Desa pada Pilkades Serentak Tahun ini.

Ada baiknya anda memahami dulu beberapa contoh program desa atau program inovasi desa yang layak anda masukan ke dalam visi misi rencana kerja Anda, Agar nantinya desamu menjadi desa sejahtera.

Sebagaimana kita ketahui bahwa setiap desa dituntut untuk ciptakan, program desa (Program Inovasi Desa).

Gambar/liputan6.com

Hal ini sebagai upaya untuk membangun serta memberdayakan masyarakat desa yang nerinovasi dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang ada di desa.

Jangan sampai program desa yang anda gadang-gadangkan, lalu kemudian anda paksakan untuk dikerjakan ternyata nantinya tidak mencapai hasil yang maksimal atau diinginkan karena berbagai macam faktor.

Dan yang lebih parahnya lagi, hanya sebatas menjalankan program desa saja tanpa melihat manfaat untuk kesejahteraan masyarakat banyak dan ujung-ujungnya hanya membakar uang pemerintah saja, tanpa ada hasil yang dimaksud.

Nah! Untuk itu agar produktifitas serta pertumbuhan ekonomi desa dapat tercapai, melalui program desa anda juga dapat memanfaatkan anggaran Dana Desa atau DD. 

Perlu diketahui setidaknya ada 3 bidang yang dapat anda prioritaskan dari program inovasi desa ini, seperti program pengembangan wirausaha, peningkatan SDM, serta pengadaan infrastruktur desa.

Contoh Program Desa yang layak masuk rencana kerja anda

Dalam mewujudkan masyarakat desa yang sejahtera, tentunya Anda harus memiliki ide-ide brilian yang tertuang dalam rencana kerja anda termasuk program desa atau rencana kerja anda.

Berikut ini, beberapa contoh program desa yang pernah ada di Indonesia dan termasuk ide brilian yang layak anda masuk dalam daftar rencana kerja anda!

1.Teknologi Sumur untuk Persediaan Air di Desa

Kebanyakan Desa yang berada di daerah-daerah di Indonesia pernah mengalami musim kemarau yang panjang. Hal ini membuat banyak daerah yang mengalami kekeringan, Air bersih menjadi lebih sulit didapatkan.

Untuk mengantisipasinya, maka anda harus memikirkan cara mengatasi permasalahan ini, yakni melalui program desa atau inovasi desa dengan Teknologi Sumur.

Seperti Teknologi Sumur yang pernah dilaksanakan dan cukup efektif berhasil yakni di Desa Sugih Waras, Bojonegoro, Jatim.

Program ini dapat dikatakan berhasil karena bantuan tenaga profesional dari HIPPAM (Himpunan Pendudukan pemakai Air Pam), Tenaga ahli membantu pembuatan sumur submersible dengan kedalaman sekitar 60 meter.

Meski begitu, program ini perlu keseriusan efek positif dan negatifnya namun ternyata warga tersebut dapat memiliki sumber air bersih di desanya. Sehingga sudah 972 warga yang bisa menikmati kemudahan ini.

Sehingga, jika desa yang anda akan pimpin memiliki sumber air kering pada saat musim kemarau, maka program desa yang ini layak masuk daftar rencana kerja anda kelak nanti.

2.Program Penyusunan Informasi Tanah Milik Warga

Dalam menyusun program kerja anda dalam menyusun informasi terkait kepemilikan tanah milik warga ini juga layak anda masukan dalam daftar rencana kerja anda, kenapa?

Pasalnya, apabila warga yang ada di desa anda banyak yang mempunyai sertifikat tanah yang rusak atau buram, 

Tentunya dengan program ini banyak warga yang akan terbantu karena sejak tahun 1940, belum terdapat pergantian maupun perbaikan Terkait penyusunan sertifikat tanah.

Adapun tujuan diadakannya program penyusunan ulang informasi kepemilikan tanah adalah agar terhindar konflik dan sengketa. Sebab, kepemilikan tanah menjadi hal yang sensitif menjadi pemicu hal tersebut di antara warga.

Nantinya Program ini juga disertai dengan edukasi mengenai pentingnya mempunyai sertifikat tanah oleh tenaga profesional.

Program Desa ini juga pernah dilakukan oleh salah satu di Jawa Timur tepatnya adalah desa Jambearjo, Malang, Jatim. 

Disini warga desa bakal diberikan kemudahan dalam pengurusan akta tanah baru. Sehingga, nantinya tidak akan terjadi sengketa yang mengakibatkan konflik di masa mendatang.

3.Mengubah Limbah Minyak dan Sampah Jadi PAD

Salah satu permasalahan yang kerap menjadi perhatian khusus dan layak masuk dalam program kerja anda yakni limbah dan sampah.

Karena limbah dan sampah merupakan salah satu sumber bagi kesehatan warga, karena kerap mengkontaminasi lingkungan desa yang asri adalah minyak goreng. Nak menjadi selayaknya, Pemerintah desa dapat melakukan suatu tindakan terhadap permasalahan ini.

Sebagai contoh BUMDes di salah satu desa sudah melakukan kerja sama dengan PT Tirta Investama. Disitu limbah tersebut akan dijadikan sebagai produk campuran bahan bakar.

Program desa ini sudah pernah dilakukan oleh Desa Panggungharjo yang ada di Yogyakarta. Sebelumnya, warga membuang limbah tersebut ke sungai. Sehingga menambah permasalahan baru, akhirnya sungai menjadi tercemar.

Tidak hanya menyelamatkan lingkungan sekitar, BUMDes bersama warga juga memperoleh penghasilan lain dan kesejahteraan warga juga ikut tmnaik.

4.Program Desa Mandiri BPJS

Sudah menjadi rahasia umum, jika BPJS dari pemerintah menjadi andalan warga ketika berobat, hal ini untuk meringankan biaya kesehatan. 

Meski begitu, tidak semua warga memiliki BPJS, karena berbagai kendala teknis ataupun tidak mempunyai keinginan membuatnya. Tentunya ini pula yang harus anda menjadi perhatian agar dapat dimasukkan ke dalam rencana kerja program desa.

Namun, sebagai contoh program desa yang dilaksanakan oleh pemerintah Desa Kuripan Selatan, Kuripan, Lombok Barat baru baru ini.

Pemerintah desa tersebut melakukan inisiatif merintis kebijakan agar biaya perawatan warga bisa terbantu yakni, melalui BPJS mandiri, pengelolanya adalah OKM atau Organisasi Kesehatan Masyarakat di desa tersebut.

Dengan BPJS mandiri, diharapkan warga bisa melakukan gotong royong untuk kebaikan. Karena, iuran BPJS pemerintah besarannya kerap jadi permasalahan bagi warga kurang mampu.

5.Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro

Dalam merencanakan sebuah program desa agar bisa bermanfaat bagi warga banyak.

Nah! Untuk melaksanakan program tersebut perlu adanya riset dan penelitian yang cukup memdalam.

Untuk mendukung fasilitas penerangan sebaik di kota, maka desa harus mampu melakukan inovasi sendiri. Salah satunya adalah dengan menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro.

Hali ini seperti yang dilakukan oleh warga desa Batang Uru, Mamasa, Sulbar. Warga bersama tenaga ahli membuat inovasi PLTMH sehingga desa tersebut bisa menikmati terangnya listrik di malam hari.

Bahkan, sampai saat ini, desa tersebut menjadi penyedia turbin yang kemudian dipesan juga oleh berbagai daerah. Mulai dari warga NTT sampai Pulau Sulawesi. Sumber :berdesa.com