Widget HTML Atas

Meskipun Adanya SE Tidak Menaikkan UMP, Nyatanya di Sejumlah Daerah Tetap Naik. Inilah Rincian UMP Terbaru 2020!

Ilustrasi


Mediabritarakyat.my.id
- Upah Minimum Provinsi (UMP) 2021 di sejumlah daerah tetap naik, meskipun dalam surat edaran dari Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah memutuskan untuk tidak menaikkan upah minimum di tahun depan.  Ini artinya upah minimum 2021, sama dengan upah minimum tahun ini. 

Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/11/HK.04/2020 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 pada Masa Pandemi Covid-19

Surat edaran itu mengatur tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Surat edaran penetapan upah minimum tersebut diteken oleh Menaker pada 26 Oktober 2020.

Daftar rincian UMP tahun 2020

Berikut perincian UMP 2020 dari provinsi dengan penerimaan UMP terbesar hingga terkecil dirangkum dari pemberitaan Kontan.co.id dan Kompas.com:

DKI Jakarta: Rp 4.276.349/ Rp 4.410.000 (dengan syarat)

  1. Papua: Rp 3.516.700
  2. Sulawesi Utara: Rp 3.310.723
  3. Bangka Belitung: Rp 3.230.022
  4. Sulawesi Selatan: Rp 3.165.876
  5. Nangroe Aceh Darussalam: Rp 3.165.030
  6. Papua Barat: Rp 3.134.600
  7. Sumatera Selatan: Rp 3.043.111
  8. Kepulauan Riau: Rp 3.005.383
  9. Kalimantan Utara: Rp 3.000.803
  10. Kalimantan Timur: Rp 2.981.378
  11. Kalimantan Tengah: Rp 2.903.144
  12. Riau: 2.888.563
  13. Kalimantan Selatan: Rp 2.877.447
  14. Maluku Utara: Rp 2.721.530
  15. Jambi: Rp 2.630.161
  16. Maluku: Rp 2.604.960 
  17. Gorontalo: Rp 2.586.900
  18. Sulawesi Barat: Rp 2.571.328
  19. Sulawesi Tenggara: Rp 2.552.014
  20. Sumatera Utara: Rp 2.499.422
  21. Bali: Rp 2.493.523
  22. Sumatera Barat: Rp 2.484.041
  23. Banten: Rp 2.460.968
  24. Lampung: Rp 2.431.324
  25. Kalimantan Barat: Rp 2.399.698
  26. Sulawesi Tengah: Rp 2.303.710
  27. Bengkulu: Rp 2.213.604
  28. NTB: Rp 2.183.883
  29. NTT: Rp 1.945.902
  30. Jawa Timur: Rp 1.868.777
  31. Jawa Barat: Rp 1.810.350
  32. Jawa Tengah: Rp 1.798.979,12
  33. DIY: Rp 1.765.000

Sementara, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan kenaikan UMP 2021 DKI Jakarta sebesar 3,27% menjadi sebesar Rp 4,41 juta. Penghitungan tersebut berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 78 tahun 2015.

Namun demikian, kebijakan tersebut tidak berlaku untuk seluruh sektor usaha. Kenaikan upah hanya berlaku untuk usaha yang tidak mengalami dampak dari pandemi virus corona (Covid-19).

Kegiatan yang tidak terdampak Covid-19 dapat mengalami kenaikan UMP 2021 yang besarannya mengikuti rumus pada PP No. 78 Tahun 2015," ujar Anies dalam siaran pers, Sabtu (31/10).

Sementara untuk usaha yang terdampak Covid-19 diputuskan tidak mengalami kenaikan UMP. Selain DKI Jakarta, sejumlah daerah yang ikut menaikkan UMP 2021 antara lain Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, DIY, dan Sulawesi Selatan.

Sumber : kontan