Widget HTML Atas

Anda Cemburu? Pahami Dulu 6 Tips Mengelola Cemburu Agar Cinta Tak Terganggu

Mediabritarakyat.my.id -Cemburu itu tandanya cinta, namun bagaimana mengelola cemburu agar cinta tidak terganggu? Secara harfiah cemburu bisa dikatakan adalah rasa yang pasti ada dalam jiwa manusia yang punya cinta. Ternyata orang yang tidak punya rasa cemburu dalam bahasa arab disebut dayyuts. Allah sangat murka kepadanya.

“Ada tiga orang yang tidak akan Allah lihat pada hari kiamat: orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, wanita yang meniru gaya lelaki, dan dayyuts.” (HR. Ahmad dan An Nasa’i)

Dalam ajaran Islam, ternyata ada dua cemburu yakni cemburu yang disukai Allah dan ada cemburu yang dibenci. 

“Ada jenis cemburu yang dicintai Allah Subhanahu wa Ta’ala, adapula yang dibenci-Nya. Yang disukai, yaitu cemburu tatkala ada sangkaan atau tuduhan. Sedangkan yang dibenci, yaitu adalah yang tidak dilandasi keraguan.” (HR. Baihaqi)

ilustrasi/istockphoto

Seperti yang pernah dilakukan oleh Bunda Aisyah, beliau pernah cemburu kepada Rasulullah saat istrinya yang lain mengirimkan makanan pada hari giliran Aisyah. Karena cemburunya, Aisyah menepis wadah makanan itu hingga jatuh dan pecah. Rasulullah SAW tidak marah. Padahal saat itu beliau sedang menerima tamu. Rasulullah hanya mengatakan kepada para sahabat yang bertamu,

“Ibumu sedang cemburu.” Lalu mengambil wadah makanan milik Aisyah sebagai pengganti wadah yang pecah.

Namun, ada kisah lain yakni ketika Rasulullah pernah marah kepada Aisyah tatkala malam-malam Rasulullah keluar rumah karena dipanggil Jibril. Aisyah yang saat itu cemburu, mengendap-endap mengikuti Rasulullah hingga tiba di pemakaman Baqi’.

Beliau Rasulullah mengetahui kalau ada yang membuntutinya. Ketika beliau hendak pulang, Aisyah langsung lari agar lebih dulu tiba di rumah. Mengetahui Aisyah tadi membuntutinya, Rasulullah marah. “Apakah engkau mengira Allah dan Rasul-Nya akan menzalimimu?”

Meski demikian Aisyah wanita yang cerdas. Ketika Rasulullah menjelaskan bahwa beliau pergi ke pemakaman Baqi’ karena diundang Jibril, Aisyah lantas bertanya apa yang harus diucapkan ketika masuk pemakaman.

Apa itu Cemburu?

Cemburu adalah sebuah perasaan natural yang pasti pernah muncul di setiap diri manusia, bahkan sejak kecil. Meski kebanyakan orang mengaitkannya dengan hubungan percintaan, rasa cemburu sebenarnya bisa terjadi di berbagai latar kehidupan, termasuk pertemanan dan pekerjaan atau ranah profesional.

Cemburu itu merupakan perasaan yang kompleks. Sehingga, orang yang merasakannya terkadang bingung sendiri terhadap emosi yang sedang memenuhi hati dan pikirannya.

Supaya Anda tidak lagi bingung memaknai perasaan tersebut, berikut ini fakta seputar cemburu yang perlu diketahui.

Fakta tentang rasa cemburu

Mulai dari pengertian, jenis, hingga cara mengatasinya, berikut ini fakta yang perlu Anda ketahui seputar perasaan cemburu.

1. Arti cemburu

Rasa cemburu adalah perasaan kompleks yang memicu timbulnya berbagai emosi, mulai dari curiga, marah, takut, hingga malu. Perasaan ini bisa dialami siapapun baik itu tua atau muda, laki-laki maupun perempuan.

Perasaan cemburu biasanya datang saat ada orang ketiga yang datang dan dirasa dapat mengganggu kestabilan hubungan Anda dengan sesuatu yang dicintai. “Ancaman” yang keluar dari orang ketiga ini pun sebenarnya tidak selalu nyata.

Tidak melulu soal percintaan, rasa cemburu juga bisa terjadi dalam hubungan pertemanan, saudara, hingga pekerjaan atau hubungan profesional.

2. Cemburu versus rasa iri

Kata cemburu seringkali digunakan bergantian dengan kata iri. Padahal, keduanya adalah hal yang berbeda.

Rasa cemburu adalah ketakutan orang lain mengambil sesuatu yang merupakan hak atau milik Anda. Sementara itu, rasa iri adalah keinginan untuk memiliki sesuatu yang merupakan kepunyaan orang lain.

Meski berbeda, kedua perasaan ini bisa berujung pada rasa insecure atau tidak aman.

3. Penyebab munculnya cemburu

Sebagai manusia, pernah merasa cemburu adalah hal yang wajar. Rasa cemburu biasanya berawal dari rasa takut kehilangan. Jika bisa dikontrol dan dimaknai lebih dalam, perasaan ini sebenarnya bisa dijadikan sebagai tanda bahwa Anda perlu mengevaluasi hubungan dengan pasangan, saudara, ataupun teman kerja.

Hasil evaluasi ini bisa berujung pada hal yang positif. Sehingga, perasaan cemburu dapat dilihat sebagai suatu hal yang diperlukan untuk membuat suatu hubungan lebih hidup dan terus-menerus berkembang ke arah yang lebih baik.

Namun, jika rasa cemburu yang muncul sangat berlebihan, maka penyebabnya biasanya berakar pada kondisi mental orang yang cemburu tersebut, seperti:

  • Rasa percaya diri yang rendah
  • Emosi yang tidak stabil dan cenderung mudah cemas serta mengalami mood swing
  • Merasa insecure dan akhirnya berujung pada perilaku posesif
  • Terlalu bergantung pada pasangan
  • Merasa tidak pantas menjalani hubungan tersebut
  • Merasa takut secara berlebihan bahwa pasangan akan meninggalkan atau tidak mencintai Anda lagi

4. Tanda Anda sedang merasa cemburu

Saat merasa cemburu, seseorang mungkin akan menunjukkannya dengan cara yang berbeda-beda. Ada yang diam saja, ada yang hanya menunjukkan seadanya, tapi ada juga yang sangat ekspresif bahkan hingga menyakiti orang lain.

Tanda bahwa Anda sedang merasa cemburu antara lain:

  • Muncul perasaan marah saat ada orang atau sesuatu yang berinteraksi dengan hal yang Anda senangi
  • Marah saat pasangan atau teman tidak bisa menghabiskan waktu dengan Anda
  • Tidak bisa merasa turut bahagia saat teman kerja mendapatkan sesuatu yang juga Anda inginkan
  • Merasa tidak suka terhadap orang baru yang masuk dalam kehidupan percintaan, tanpa sebab yang jelas
  • Merasa sangat sedih saat memikirkan pasangan, teman, atau saudara

5. Jenis-jenis rasa cemburu

Cemburu bisa terjadi kapan saja, di mana saja, dan pada siapa saja. Karena itu, perasaan ini pun bisa dibagi menjadi beberapa jenis, seperti:

• Rasa cemburu dalam hubungan antar manusia

Rasa cemburu ini bermula dari ketakutan bahwa pasangan, saudara, maupun teman akan menggantikan Anda dengan orang lain dan membentuk sebuah hubungan baru. Contohnya antara lain:

Istri yang marah karena suaminya berbincang dengan perempuan lain

Suami yang merasa insecure saat istrinya banyak menghabiskan waktu dengan teman-temannya

Adik yang tidak suka melihat kakaknya pergi bersenang-senang tanpa dirinya

Teman yang merasa keberatan saat Anda berkenalan dengan teman baru

• Rasa cemburu terhadap status sosial atau jabatan

Rasa cemburu yang satu ini sering terjadi di tempat kerja, dan biasanya berhubungan dengan kompetisi satu sama lain. Misalnya, Anda merasa tidak suka melihat teman satu kantor dipromosikan ke jabatan yang lebih tinggi.

• Rasa cemburu abnormal

Rasa cemburu abnormal bisa juga disebut sebagai cemburu patologis atau cemburu ekstrem. Biasanya, ini ada hubungannya dengan kondisi mental orang yang merasa cemburu berlebihan tersebut.

Contoh dari rasa cemburu ini adalah pasangan yang mengontrol semua gerak-gerik pasangannya dan memiliki tuntutan tidak masuk akal yang harus dipenuhi. Pada beberapa kasus, perilaku ini bisa berujung pada kekerasan dalam hubungan.

6. Cara menghadapi rasa cemburu orang lain

Apabila pasangan merasa cemburu, maka hal terbaik yang bisa Anda lakukan adalah mengajaknya untuk berkomunikasi. Sebab jika terus dibiarkan, perasaan ini bisa menghancurkan hubungan secara perlahan.

Berbincang lebih banyak secara jujur satu sama lain, bisa membuka percakapan produktif yang berujung pada usaha perbaikan dari masing-masing pihak.

Selain itu, ingatlah bahwa rasa cemburu ini datangnya dari dirinya. Rasa cemburu ini adalah isu dari pasangan, bukan dari diri Anda. Sehingga, respons yang baik untuk menghadapi rasa cemburu adalah dengan menunjukkan bahwa ia merupakan orang yang penting dalam hidup Anda.

Jadi, cemburu yang wajar itu diperbolehkan bahkan disukai Allah. Sedangkan cemburu berlebihan hingga mencurigai suami atau berburuk sangka kepadanya, itu yang dilarang.

Tips dan cara mengelola rasa cemburu

6 Tips dan cara mengelola rasa cemburu yang datang kepada kita :

1. Berhenti sejenak, lalu beri jeda pikiran

Saat muncul cemburu, biasanya sulit untuk berpikir jernih. Karena terbakar cemburu, umumnya orang segera mencari kambing hitam atau langsung menyalahkan pasangan. Cobalah memberi jeda pada pikiran kita sebelum mempercayai apa yang kita lihat atau rumor dari orang lain.

2. Terimalah reaksi tubuh

Ketika cemburu, tubuh akan memunculkan sejumlah reaksi fisik. Tekanan darah naik, detak jantung makin cepat, nafas pendek-pendek. Kondisi ini kerap membuat tindakan kita kurang pertimbangan. Terimalah dulu reaksi fisik ini, biarkan tubuh kita bersahabat dengan keadaan agar tidak salah melangkah.

3. Salurkan energi tubuh

Saat cemburu, energi jadi meningkat karena terbakar amarah. Nah, dari pada salah langkah, salurkan energi yang ada dalam tubuh kita dengan cara olah raga, gerak tubuh atau jalan-jalan. Lumayan kan bisa membakar lemak.

4.Cek dulu fakta-faktanya

Ke mana kita akan mengecek ya tentu ke pasangan kita langsung. Masa ke tetangga dengan cara yang terbaik tanpa menyinggung atau menghakimi.

5. Kuatkan dan hadirkan kepercayaan kepada pasangan

Ingatlah betapa indahnya saling mencintai. Hadirkan kembali kebaikan-kebaikan pasangan. Percayalah pada pasanganmu sepenuh hati dan ungkapkan perasaanmu.

6. Perbanyak doa kepada Allah SWT

Yang terakhir jika urutan 1-5 sudah diikhtiarkan, maka kembalikan kepadaNya. Jika ada kesalahan suami, mintakan ampunan kepada Allah dan minta agar Allah membimbingnya ke jalan yang benar. Minta kepada Allah agar dijadikan pasangan cinta sehidup sesurga.

Semoga enam langkah mengelola cemburu ini bermanfaat dan bisa kita amalkan. Dan semoga keluarga kita Allah jadikan keluarga cinta sehidup sesurga. Penuh cinta di dunia, kembali bersama kelak di surga-Nya. [Ummi Liha/KeluargaCinta] sumber : keluargacinta.com